Kesenian Banyuwangi

Kesenian Banyuwangi sudah ada mulai dari kerajaan Majapahit, salah satunya adalah tari Gandrung yang menjadi ciri khas Kesenian Banyuwangi yaitu sebagai perwujudan rasa syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa setelah panen. Kesenian Banyuwangi diiringi musik tradisional perpaduan budaya Banyuwangi dan Bali. kota Banyuwangi sampai sekarang dijuluki sebagai Kota Gandrung karena sering dipakai untuk acara-acara seperti pernikahan, petik laut, kitanan dan acara peresmian. Biasanya tari gandrung dimulai dari jam 20.00 sampai 00.30 dengan beberapa penari dan ditemani oleh penari laki-laki yang disebut PAJU.

Selain gandrung di Banyuwangi juga mempunyai tari khas diantaranya jaranan buto, biasanya sebagai hiburan rakyat pada saat hari libur, khajatan atau sunatan, menampilkan berbagai atraksi dan kekuatan tenaga dalam dengan khas make up wajah kemerahan dan hitam memakai berbagai aksesoris layaknya seperti raja.

Kebo-keboan, tari seblang

Jaranan Buto Banyuwangi

Jaranan Buto

Gandrung Banyuwangi

Gandrung

kebo-keboan banyuwangi

Kebo-keboan

 

Janger Banyuwangi

Janger

Seblang Banyuwangi

Seblang

Barong Banyuwangi

Barong

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>